Kamis, 03 Januari 2008

Kekuasaan merupakan daya pikat nomor satu.

Kekuasaan merupakan daya pikat nomor satu.

Memang tidak semuanya, tetapi bagi sebagian besar manusia dimuka bumi ini, kekuasan, uang dan wanita merupakan candu-candu yang nyata bagi manusia. Keinginan untuk menjadi nomor satu, menjadi orang yang kaya dan mampu menaklukan manusia atas manusia lain, menjadi menu wajib yang diajarkan dimana-mana apalagi di sekolah-sekolah. Kursus-kursus leadership diselenggarakan tiap harinya di hotel-hotel mewah dan juga di gubug2 reyot.pembicara dengan semangat menguraikan bagaimana menjadi pemimpin yang baik dan mempunyai daya pikat bagi orang lain. buku-buku tentang kepemimpinan diterbikan tiap minggunya. Orang-pun membeli buku dengan harapan agar tertular semangat dan sekaligus mendapatkan ilmunya.
Dalam pandangan agama, belajar merupakan sebuah kewajibab, juga belajar untuk mendapatkan kekuasaan dan kekayaan ekonomi, sepanjang mempunyai niat yang yaitu bertujuan kembali kepada ALlah dengan Jiwa yang tenang.
Apakah apa yang kita pelajari menuntun kita kepada Jiwa yang tenang, nah inilah sebuah titik krusial. tidak peduli apakah yang dipelajari merupakan sisi yang dianggap masalah-masalah duniawi atau masalah-masalah yang berhubungan dengan akheerat.
dalam agama sendiri tujuan hidup manusia adalah tidak lain kembali ke pada allah dengan hati yang bersih. ilmu-ilmu tentang hati yang bersih ini sangat jarang untuk dipelajari oleh manusia. manusia kebanyakan belajar setengah mati untuk sebuah ilmu yang berhubungan dengan kekuasaan dan kemampuan keuangan. TEtapi jarang yang mengembangkan ilmu-ilmu yang berhubungan dengan agama sebagai sebuah mainstream keilmuan, yang sangat memungkinkan bila ilmu-ilmu agama ini dikembangkan tidak kalah menariknya dari ilmu-ilmu yang dikembangkan dalam sifat materialistis. seperti yang kita dapatkan selama ini.
Apakah selama kita menuntut ilmu mempunyai tujuan untuk kembali kepada Allah dengan hati yang bersih ? Jika tidak, maka ilmu yang kita tuntut merupakan ilmu yang sia-sia dan hanya menjauhkan diri kita kepada ALLah saja.

Tidak ada komentar: