Cinta yang terbebaskan
Mata itu sama dengan mata lainnya,
tapi mata itu selalu memaksaku mengingat tentang pemiliknya,
Senyum itu sama dengan senyum lainnya,
tapi senyum itu selalu memaksaku berfikir tentang pemiliknya,
langkah itu sama dengan langkah lainnya,
tapi langkah itu selalu memaksaku berkhayal tentang pemiliknya,
apakah mengobati gundah hati karena mata itu,
harus dengan mengikat si pemilik mata ?
apakah meredakan gejolak rasa karena senyum itu,
harus dengan memiliki si pemilik senyum ?
apakah memuaskan hasrat hati karena langkah itu,
harus dengan menguasai si pemilik langkah ?,
kurasa cinta tidak sekerdil itu,
biarkan mata itu terus mengguncang gundah hatiku,
biarkan senyum itu terus meregang gejolak rasaku,
biarkan langkah itu terus memacu hasrat hatiku,
biarlah sang pemilik menentukan tali pengikatnya sendiri,
biarlah sang pemilik memilih figur pemiliknya sendiri,
biarlah sang pemilik menguasai dirinya,
Ahmad Mamo,
dalam sebuah file yg terselamatkan di komputerku !!diri
Terima kasih kepada Ahmad di banyak kehadirannya di kost ku !!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar